Lompat ke konten

Pasis Dikreg LVI Sesko TNI Perkuat Sinergi Pencegahan Karhutla di Kalimantan Selatan

 

KALIMANTAN SELATAN, 3 September 2026 — Peserta Pendidikan Reguler (Pasis Dikreg) LVI Sesko TNI Tahun Anggaran 2026 melalui kegiatan Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) terus memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di berbagai wilayah Kalimantan Selatan. Kegiatan pada Kamis (3/9/2026) diisi dengan penyuluhan, edukasi, audiensi, sinkronisasi data, serta peninjauan posko penanganan Karhutla.
Lima tim penyuluh yang tersebar di Kota Banjarbaru, Kabupaten Tapin, Kabupaten Banjar, Kabupaten Tanah Laut, dan Kabupaten Barito Kuala melaksanakan kegiatan dengan melibatkan pemerintah daerah, aparat kewilayahan, masyarakat, relawan, kelompok tani, pelajar, serta instansi teknis terkait.

Di Kota Banjarbaru, Tim 1 yang dipimpin Kolonel Inf Iman Widhiarto membagi personel menjadi dua kelompok. Kelompok pertama melaksanakan orientasi wilayah di Kelurahan Palam dan menerima penjelasan dari Lurah Palam, Zulhulaifah. Kegiatan dilanjutkan dengan penyuluhan pencegahan Karhutla, sesi tanya jawab, serta wawancara dengan perangkat kelurahan, relawan, Lembaga Kemasyarakatan Masyarakat (LKM), dan masyarakat setempat. Sementara kelompok kedua melaksanakan audiensi dengan Kabid Survei Kanwil ATR/BPN Kalimantan Selatan guna melakukan sinkronisasi data titik api dengan data pertanahan. Tim juga melaksanakan penyiapan Posko KKDN Kalsel di Kodim 1006/Banjar sebagai bagian dari dukungan koordinasi kegiatan di lapangan.

Sementara itu, Tim 2 di Kabupaten Tapin yang dipimpin Kolonel Laut (P) Choirul Arif bersama Marsma TNI Syaid Haryana memberikan penyuluhan dan edukasi pencegahan Karhutla kepada siswa SMAN 1 Rantau. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan audiensi bersama Bupati Tapin H. Yamani, S.Ak., M.M., Wakil Bupati Tapin H. Juanda, Kepala BPBD Kabupaten Tapin, Dandim 1010/Tapin Letkol Inf Dimas Yamma Putra, serta jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten Tapin. Audiensi tersebut membahas penguatan koordinasi dan dukungan data dalam upaya pencegahan serta penanganan Karhutla. Di Kabupaten Banjar, Tim 3 yang dipimpin Kolonel CPM Sugiarto melaksanakan audiensi dengan Camat Gambut Ramdani, S.A.P., M.A. Kegiatan dilanjutkan dengan penyuluhan dan edukasi pencegahan Karhutla kepada masyarakat Kelurahan Gambut dan Desa Guntung Papuyu, Kecamatan Gambut.

Penyuluhan diikuti sekitar 35 peserta dan dihadiri Camat Gambut, Danramil Gambut, kepala desa, unsur kelurahan, Balai Penyuluhan Pertanian, petugas pemadam kebakaran, perangkat desa, para ketua RT, kelompok tani, serta masyarakat. Di Kabupaten Tanah Laut, Tim 4 yang dipimpin Kolonel Tek Tunjung Prastowo melaksanakan orientasi wilayah dan menerima penjelasan dari Danramil Pelaihari. Tim kemudian memberikan penyuluhan pencegahan Karhutla kepada Kepala Desa Kandangan Lama, Kepala Desa Kandangan Baru, kelompok tani, dan masyarakat Kecamatan Pelaihari. Sementara itu, Tim 5 di Kabupaten Barito Kuala yang dipimpin Kolonel Mar Bondan dan disupervisi Seskorsis Kolonel Inf M. Asep melaksanakan kunjungan ke Posko Terpadu Karhutla Desa Sampurna, Kecamatan Jejangkit. Tim menerima penjelasan dari Pelda Rahmadi selaku Perwira Posko, sekaligus melakukan wawancara dengan unsur BPBD, Taruna Siaga Bencana (Tagana), Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan relawan mengenai kondisi serta penanganan Karhutla di wilayah tersebut.

Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Kodim 1005/Barito Kuala serta audiensi bersama Bupati Barito Kuala Dr. H. Bahrul Ilmi, S.H., M.H., Kepala BPBD, dan perwakilan Kantor Pertanahan Kabupaten Barito Kuala. Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Selain memberikan edukasi kepada masyarakat dan pelajar, tim juga melakukan penguatan koordinasi, pengumpulan informasi lapangan, serta sinkronisasi data sebagai bagian dari upaya membangun sistem pencegahan yang lebih terintegrasi. Pelibatan aparat kewilayahan, pemerintah daerah, instansi teknis, kelompok tani, relawan, serta masyarakat diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan dan memperkuat respons terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan sejak dini. Seluruh kegiatan penyuluhan Pasis Dikreg LVI Sesko TNI di wilayah Kalimantan Selatan pada Kamis (3/9/2026) berlangsung aman dan lancar.

error: Konten dilindungi