Lompat ke konten

Pasis Sesko TNI Gencarkan Penyuluhan Pencegahan Karhutla di 10 Wilayah Kalimantan Barat


KALIMANTAN BARAT, 1 September 2026 — Peserta Pendidikan Reguler (Pasis Dikreg) LVI Sesko TNI Tahun Anggaran 2026 melalui kegiatan Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) sekaligus Tim Penyuluh Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus menggencarkan edukasi dan sosialisasi pencegahan Karhutla di berbagai wilayah Kalimantan Barat, Selasa (1/9/2026).

Kegiatan dilaksanakan secara serentak oleh sembilan tim yang tersebar di Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, Mempawah, Singkawang, Sanggau, Sintang, Sambas, Bengkayang, dan Landak. Penyuluhan menyasar berbagai elemen masyarakat, mulai dari aparatur pemerintah, kepala desa, tokoh adat dan agama, pelajar, petani, komunitas masyarakat, hingga Masyarakat Peduli Api.
Di Kota Pontianak, Tim 1 yang dipimpin Kolonel Inf Taufik H melaksanakan dialog bersama Kompas TV Pontianak. Kegiatan dilanjutkan dengan pemasangan banner dan videotron bertema pencegahan Karhutla di kawasan Alun-Alun Kota Pontianak. Tim juga melaksanakan anjangsana ke kediaman Alex Djaong selaku Wakil Ketua Dewan Adat Dayak.

Sementara itu, Tim 2 di Kabupaten Kubu Raya yang dipimpin Kolonel Laut (P) Faizal memberikan penyuluhan dan menggelar dialog bersama masyarakat Desa Sungai Dalam, Kecamatan Sungai Raya. Kegiatan tersebut dihadiri Tim Mabes TNI, unsur angkatan, kepala desa, Masyarakat Peduli Api, tokoh masyarakat, serta warga dengan jumlah sekitar 35 orang.

Kegiatan Tim 2 kemudian dilanjutkan dengan anjangsana dan pembagian sembako kepada Lasem, S.Pd., selaku Ketua Dewan Adat Dayak Kubu Raya, beserta anggotanya yang berjumlah sekitar 15 orang.
Di Kabupaten Mempawah, Tim 3 yang dipimpin Kolonel Inf Putu bersama enam Pasis membagi personelnya menjadi dua kelompok untuk melaksanakan penyuluhan di Desa Sengkubang, Kecamatan Hilir, dan Desa Sungai Bakau Besar, Kecamatan Sungai Pinyuh. Kegiatan dihadiri kepala desa dan masyarakat dengan jumlah sekitar 40 orang.

Selain penyuluhan secara langsung, tim juga melakukan sosialisasi secara door to door di Desa Kecurit Hilir, Kecamatan Toho, yang dilanjutkan dengan pembagian masker kepada masyarakat.
Di Kota Singkawang, Tim 4 yang dipimpin Kolonel Inf Hari Sandra bersama enam Pasis melaksanakan penyuluhan di Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan. Kegiatan dihadiri lurah dan sekitar 30 masyarakat.
Tim juga melaksanakan anjangsana di Kelurahan Nyarumkop, Kecamatan Singkawang Timur, serta Kelurahan Semelegi Kecil, Kecamatan Singkawang Utara, sebagai bagian dari pendekatan langsung kepada masyarakat.
Sementara di Kabupaten Sanggau, Tim 5 yang dipimpin Kolonel Inf Raja Gunung melaksanakan anjangsana ke Kantor Kecamatan Jangkang. Kegiatan dilanjutkan dengan penyuluhan di Desa Sepe, Kecamatan Jangkang, yang dihadiri kepala desa dan sekitar 43 masyarakat.

Di Kabupaten Sintang, Tim 6 yang dipimpin Kolonel Kav Anggoro memberikan penyuluhan dalam kegiatan rapat kerja seluruh kepala desa se-Kabupaten Sintang. Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Sintang, Tim Mabes TNI, para kepala desa, serta masyarakat dengan jumlah sekitar 406 orang.

Tim juga melakukan wawancara dengan BPBD Sintang dan melanjutkan penyuluhan di Desa Sungai Tebelia, Kecamatan Tebelia, yang dihadiri kepala desa dan sekitar 60 masyarakat.
Adapun Tim 7 di Kabupaten Sambas yang dipimpin Kolonel Inf Ali melaksanakan penyuluhan di Desa Maktangguk, Kecamatan Tebas. Kegiatan diikuti kepala desa, Masyarakat Peduli Api, dan masyarakat setempat dengan jumlah sekitar 50 orang.
Di Kabupaten Bengkayang, Tim 8 yang dipimpin Kolonel Inf Andi Sinaga memberikan penyuluhan kepada pemilik lahan kebun, Haji Limen, bersama 10 petani. Penyuluhan juga diberikan kepada Yudika Irwanto bersama 11 anggota komunitas RX King di Desa Jagoi, Kecamatan Jagoi Babang.

Sementara itu, Tim 9 di Kabupaten Landak yang dipimpin Kolonel Inf Gunawan mengawali kegiatan dengan komunikasi sosial bersama masyarakat di sebuah warung kopi di Desa Tebing, Kecamatan Ngabang. Tim kemudian melakukan koordinasi dengan tokoh agama di Gereja GMII Alfa Omega, Desa Engkadu, Kecamatan Ngabang.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyuluhan di Kecamatan Ngabang yang dihadiri camat, para kepala desa, dan masyarakat sekitar 30 orang.
Selain penyuluhan secara langsung, Tim Penyuluh Pasis Sesko TNI juga memasang banner bertema pencegahan Karhutla di sejumlah lokasi strategis dan ramai di berbagai wilayah. Kegiatan tersebut diperkuat dengan publikasi melalui media lokal di masing-masing daerah guna memperluas jangkauan pesan pencegahan Karhutla kepada masyarakat.

Beragam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap bahaya Karhutla. Pendekatan melalui penyuluhan, dialog, komunikasi sosial, serta keterlibatan tokoh masyarakat dan kelompok lokal diharapkan dapat memperkuat peran masyarakat sebagai garda terdepan dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan.
Seluruh kegiatan penyuluhan Pasis Sesko TNI di wilayah Kalimantan Barat pada Selasa (1/9/2026) berlangsung aman dan lancar.

Pada Rabu (2/9/2026), seluruh tim dijadwalkan melanjutkan kegiatan penyuluhan di wilayah masing-masing.
Tim 1 akan melaksanakan talkshow di RUAI TV terkait edukasi Karhutla, dilanjutkan anjangsana kepada pelaku usaha, Pertamina Pontianak, serta masyarakat Dayak di Pontianak Utara.
Tim 2 dijadwalkan memberikan penyuluhan di Desa Pasak dan Desa Bengkare, Kecamatan Sungai Bawang. Tim 3 akan melaksanakan penyuluhan di Desa Skabuk dan Desa Hilir, Kecamatan Sadaniang, serta berdialog dengan masyarakat dan petugas Manggala Agni di lokasi kebakaran Karhutla pada jalur menuju Singkawang.

Tim 4 akan melaksanakan penyuluhan di Sekolah Rakyat Kota Singkawang, Kelurahan Sanggau Kulor, Kecamatan Singkawang Timur, dan Kelurahan Sungai Geram Hilir, Kecamatan Singkawang Utara.
Tim 5 dijadwalkan memberikan penyuluhan dan melaksanakan anjangsana dengan aparat serta tokoh adat di Kecamatan Entikong, termasuk di PLBN Entikong. Tim 6 akan melaksanakan penyuluhan di Desa Balai Agung dan Dinas Peternakan dan Perkebunan Sintang serta melakukan wawancara dengan Bupati Sintang.

Selanjutnya, Tim 7 akan melaksanakan penyuluhan di PT PANP, Desa Sijang, Kecamatan Galing, sekaligus melakukan wawancara dengan Wakil Bupati Sambas. Tim 8 dijadwalkan memberikan penyuluhan kepada komunitas pencipta kopi tradisional di Kelurahan Bumi Emas, Kota Bengkayang.
Sementara Tim 9 akan melaksanakan penyuluhan di Desa Amboyo Utara, Kecamatan Ngabang, serta melakukan anjangsana dengan tokoh adat dan masyarakat Kabupaten Landak.

error: Konten dilindungi